banner

Forum Dosen Agama Islam (FDAI) UNSERA Antisipasi Radikalisme di Perguruan Tinggi

IMG_6748_Web

UNSERA (19/2) – Dilandasi untuk peningkatan pemahaman dan pengembangan keislaman kepada civitas akademika, UNSERA menyelenggarakan acara Pengukuhan Forum Dosen Agama Islam (FDAI) UNSERA  periode 2016-2020 dan Islamic Discussion Forum dengan mengusung tema “Fenomena dan Antisipasi Radikalisme di Perguruan Tinggi”.

Acara yang diselenggarakan di auditorium Unsera pada hari Jum’at (19/2/2016) dihadiri oleh ketua Yayasan Pendidikan Informatika (YPI), H. Mulya R. Rachmatoellah, yang sekaligus sebagai keynote speaker. “Acara ini sangat baik sebagai forum komunikasi dan diskusi dosen”, kata H. Mulya.

Rektor UNSERA, Dr. H. Hamdan, MM. dalam sambutannya berharap acara ini akan terus berkelanjutan untuk mengantisipasi pemahaman-pemahaman radikalisme di perguruan tinggi.

IMG_6753_Web

Nursaman, M. Ag., selaku Ketua FDAI UNSERA terpilih periode 2016-2020 mengemukakan bahwa acara tersebut merupakan langkah awal untuk mewujudkan visi FDAI yaitu Islam dapat memasuki pemahaman yang inklusif. “Antisipasi radikalisasi di perguruan tinggi dapat dilakukan dengan cara menyibukkan mahasiswa dengan tugas-tugas perkuliahan, melakukan aktifitas positif yang dapat mengembangkan bakat dan minat mahasiswa dengan mengikuti organisasi di kampus, membuka ruang dialog antara mahasiswa dengan pihak perguruan tinggi,” sambungnya.

Sebagai antisipasi radikalisasi di perguruan tinggi, FDAI juga akan bermitra dengan organisasi mahasiswa di kampus. UKM Kharisma merupakan salah satu mitra FDAI untuk melakukan sosialisasi dalam menjalankan seluruh program kegiatan keagamaan khususnya agama Islam. Menurut Mad Sopan, ketua umum UKM Kharisma, “Forum ini sangat bagus dan kedepannya bisa berkolaborasi dengan UKM Kharisma untuk menumbuhkan jiwa keislaman di kampus”.  (Humas&Wisma-Diana/Toha/Cindy)